Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » LINTAS PERISTIWA » Galangan Kapal, Mengganggu Proses Belajar SDN Dan Madrasyah di Tanjung Jati Kamal

Galangan Kapal, Mengganggu Proses Belajar SDN Dan Madrasyah di Tanjung Jati Kamal

(226 Views) Mei 1, 2013 1:35 pm | Published by | No comment

imagesBangkalan, FN, : Galangan kapal yang berlokasi di sepanjang pe-labuhan Drsa Tanjung Jati Kamal, mengganggu proses balajar me-ngajar SDN dan Madrasyah yang berada di sekitarnya. Pasalnya dengan adanya galangan kapal ini guru – guru harus bekerja extra keras, karena ter-ganggu suara pekerja galangan yang memotong kapal, sehingga mengganggu juga konsentrasi  murid dalam proses belajar.
Menurut keterangan yamg di per-oleh tim FN d ilapangan mengatakan bahwa galangan kapal di sepanjang perairan Desa Tanjung Jati itu sudah lama  berlaku tapi tidak ada tindalan apa apa dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bangkalan, walaupun mengganggu proses belajar meng-ajar di SDN Tanjung Jati dan Ma-drasah  yang ada di sekitarnya.
Beberapa pengajar SDN dan Madrasah Tanjung Jati ketika ditemui tim FN mengatakan bahwa dengan adanya galangan kapal ini, sangat mengganggu proses belajar meng-ajar, dan ini para murid dan gurunya unjuk rasa tapi tidak ada tabggapan baik dari Dinas pendidikan , maupun pemerintah daerah. jadi kami mohon Bapak Bupati memindahkan gala-ngan kapal ini jauh dari lokasi pen-didikan dan pemukiman.
Ketua LPKP2HI (Lembaga Pe-ngawas Koropsi Dan Pemantau Pebegak Hukum Indonesia ), H. Abd. Sahed,SH  ketika dimintai tanggapan masalah adanya Galangan Kapal yang berada di wilayah Desa Tanjung Jati itu tidak dibenarkan, sebab di samping mengganggu proses belajar mengajar, juga meresahkan masya-rakat sekitarnya.
H. Abd Sahed juga minta Peme-rintah Daerah meninjau kembali adanya galangan kapal  yang berada di sepanjang pelabuhan Desa Tan-jung Jati, karena sudah mencemar-kan laut dan lingkungannya jadi ku-muh, dan apabila permohonan kami tidak di tindak lanjuti kami bersama tim, akan mengadakan invedtigasi tentang perijinannya,“ kata Sahed.
Disamping itu Said juga meminta pada Bapak Bupati, supaya galangan kapal yang sekarang menjamur di wilayah Tanjung Jati di pindahkan, karena dekat pemukiman dan se-kolah SDN dan madrasah, kalau ma-salah ini nggak ditanggapi mereka akan melaporkan ke Gubernur dan pusat, sebab sementara di duga ga-langan kapal ini ilegal,“ tutur Sahed.
Beberapa tokoh masyakat di sekitar galangan kapal juga menga-takan dengan menjamurnya gala-ngan kapal ini, meereka merasa ter-ganggu suaranya pekerja memotongi kapal, sehingga orang yang bermak-sud istirahat nggak bisa, kami se-bagai wakil masyarakat Tanjung Jati mohon keberadaan galangan kapal yang di duga illegal ini di tinjau kem-bali, dan dipindahkan iauh dari pe-mukiman.
Kepala perijinan melalui Kasi So-sial Ekonomi, Imron ketika dikonfir-masi via telpon mengatakan bahwa masalah pemotongan di laut bukan hak kita untuk memberikan ijin, tapi hasil pemotongan disimpan dimana  itulah yang diberikan ijin berupa ser-tifikat,“ kata Imron.
(tim)

Categorised in:

No comment for Galangan Kapal, Mengganggu Proses Belajar SDN Dan Madrasyah di Tanjung Jati Kamal

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

To use reCAPTCHA you must get an API key from https://www.google.com/recaptcha/admin/create